Ibadah Ibadat Islam Goes Tak Terlihat

[ad_1]

Jalan keluar di tempat terbuka, tetapi orang-orang tampaknya tidak memahaminya, tetapi Islam adalah penyembahan matahari. Bendera berisi bintang yang mewakili matahari. Simbol dari bintang matahari yang dibuai dalam pelukan bulan sabit harus merupakan pemberian mati sementara Ka'bah di Mekah hanya berisi gambar matahari dan bulan. Ini adalah tempat suci yang harus dijalani semua jamaah Islam selama hidup mereka. Ratusan orang menuangkan untuk melakukan itu dan melempari setan.

Simbolisme dan tradisi mengesampingkan akal sehat dan pengetahuan ketika ketidaktahuan berkembang. Masyarakat diatur di dalam dan di luar tanpa hype dan aturan keagamaan yang tidak bisa dilanggar. Berdoa sampai matahari lima kali sehari adalah simbol lain sebagai 'lima' sama dengan 'hidup' dan 'hidup'. Simbol [5] juga sama dengan [S] untuk Spirit.

Pada awal hari Tuhan, Semangat Alam Semesta men- ciptakan kelompok yang disebut anak-anak Israel dan dia memberi tahu mereka agar tidak menyembah dewa-dewa atau berhala-berhala palsu. Ketika Konstantin mendirikan Gereja Katolik pada tahun 325 M ia membawa Maria, Bunda Allah Babel, dan personifikasi matahari ke dalamnya sebagai Bunda Allah. Dia beragama Islam sejak lahir dan keturunan Amors di kota itu.

Dia memasang citra Yesus Kristus dan identitasnya adalah dari 666 (Wahyu 13: 12-18) dan itu ditunjukkan kepada saya dalam sebuah penglihatan. Setelah reinkarnasi saya, Roh menugaskan saya untuk merobohkan tembok yang dimulai dalam Islam dan diperkuat oleh Konstantinus hingga menjadi lautan kebutaan dan tuli bagi semua hal yang nyata.

Itulah mengapa mereka yang ingin tahu lebih banyak tentang Tuhan terperangkap di tembok yang menyembunyikan kebenaran dari mereka. Mereka sekarang begitu buta sehingga mereka tidak dapat melihat matahari dalam agama yang secara terbuka menampilkannya sebagai sumber kekuatan mereka.

[ad_2]