Kesalahan Umum dalam Peer to Peer Coaching

Peer to peer coaching adalah konsep pengembangan yang semakin populer. Ini memegang premis bahwa orang dapat mencapai tujuan pribadi dan profesional mereka dengan bekerja sama dengan rekan-rekan.

Salah satu manfaat terbesarnya adalah memungkinkan seseorang untuk berbicara dengan seseorang yang dapat berhubungan dengan mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk menjadi diri mereka yang paling tulus tanpa tekanan karena harus menempatkan kaki terbaik mereka dengan pelatih mereka.

Meskipun pelatihan semacam ini memiliki manfaatnya, ada beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan oleh peserta.

Membahas Coaching Matters di Publik

Pelatihan adalah seperti zona praktik para pesertanya. Setiap peserta memiliki tujuan atau serangkaian tujuan yang ingin mereka capai. Sesi pelatihan seharusnya menjadi zona aman dari para peserta di mana mereka dapat merasa aman untuk mengekspresikan diri sejati mereka. Namun, ada peserta lain yang mendiskusikan hal-hal pelatihan bahkan di luar sesi mereka. Ini menurunkan kepercayaan yang seharusnya menjadi dasar dari program pelatihan.

Mendorong Orang Lain di Luar Zona Nyaman Mereka

Pelatih pengembangan pribadi mendorong peserta mereka untuk mengekspresikan diri. Ini biasanya dilakukan dengan mengikuti pola dan metode tertentu. Kadang-kadang, pola-pola ini mendorong mereka untuk melangkah melampaui zona nyaman mereka, tetapi para peserta tidak boleh dipaksa untuk berbicara di luar hal-hal yang ingin mereka bicarakan. Ada batasan-batasan tertentu untuk pelatihan. Para peserta harus dihormati betapapun kecilnya informasi yang ingin mereka ungkapkan.

Memberikan Nasihat yang Tidak Diminta

Dalam program ini, para peserta mendapatkan peran pembicara dan pendengar. Ketika Anda adalah pembicara, Anda didorong untuk berbagi bagian diri Anda yang relevan dengan program tersebut. Tetapi sebagai pendengar, jauh lebih mudah untuk menafsirkan berbagai hal sesuai dengan cara Anda memahaminya. Anda mungkin merasa ingin memberi saran dengan maksud penuh untuk "membantu" orang lain. Tetapi tidak peduli seberapa "baik" Anda, memberi "nasihat" sebagian besar tidak diterima dan bahkan dapat mengganggu pola atau proses.

"Penanganan" Situasi pada Anda Sendiri

Idealnya, sesi pelatihan harus lancar. Namun ada kalanya peserta membelok dari pola dan arahan yang diberikan oleh pelatih mereka. Selama waktu ketika Anda menyadari bahwa Anda tidak lagi menuju arah yang benar dengan rekan Anda, hal terbaik yang harus dilakukan adalah meminta bimbingan pelatih. Ini sangat penting jika Anda bekerja dengan kolega sebagai rekan Anda. Ketika Anda tidak lagi nyaman dengan diskusi Anda atau jika Anda merasa bahwa rekan Anda menghadapi masalah pribadi yang lebih mendalam yang tidak dapat Anda proses, mintalah bantuan dari pelatih pengembangan profesional Anda.

Mengganggu Orang Lain

Dalam sesi pelatihan, Anda akan didorong untuk berbicara. Terkadang, Anda bahkan didorong untuk berbicara di luar apa yang Anda pikir nyaman. Terkadang, menjadi pendengar sama sulitnya dengan menjadi pembicara. Anda kadang-kadang merasa perlu menginterupsi orang tersebut terutama jika mereka terlalu lama atau jika mereka tidak menyetujui beberapa prinsip yang Anda yakini. Namun tidak peduli betapa tidak nyamannya itu, tahan godaan untuk mengganggu orang lain. .

Peer to peer coaching hanya bisa efektif jika para peserta benar mengikuti pola dan metode yang disediakan. Agar program pembinaan bermanfaat bagi para pesertanya, saling menghormati dan pengertian harus dijaga.

Perubahan dan pengembangan lebih mudah dicapai ketika para peserta secara aktif terlibat dalam setiap langkah program. Penting juga untuk terus berusaha membuat diri mereka dan teman-teman mereka merasa nyaman. Pada akhirnya, kita semua menginginkan pertumbuhan dan cara terbaik untuk mencapainya adalah melalui saling pengertian, kesabaran, ketulusan dan rasa hormat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *